Uji Post 3

Secara default, sistem Linux hanya memuatkan (automount) partisi yang telah dimuatkan pada sesi instalasi sistem. Meskipun partisi data memiliki format ext4 tidak akan dimuatkan secara otomatis setiap kali restart. Ada dua teknik (cara manual) pemuatan partisi otomatis pada sistem Linux, yakni melalui aplikasi Gnome Disk ataupun KDE System Settings, dan menggunakan Fstab.

Memang sedikit merepotkan, tetapi automount partisi pada sistem Linux yang dianggap lebih aman dengan hanya memuatkan partisi sistem (/root, /var, /home, /boot/efi, dan lainnya). Bahkan partisi data yang memiliki format ext4 sekalipun tidak akan dimuatkan secara otomatis setiap kali restart setelah instalasi sistem. Sebagai catatan, apabila terdapat partisi dengan format FAT32, sebaiknya jangan menggunakan cara ini atau tidak pernah dimuatkan dengan cara apapun. Perlu dipastikan pula telah terpasang (installed) plugin sistem “ntfs-3g”.

KDE Plasma: Removable Storage Media
KDE Plasma memiliki fitur yang dapat mengelola pemuatan partisi media penyimpanan internal maupun eksternal. Fitur ini ditemukan pada opsi Penyetelan (Settings), lalu bagian paling bawah akan ditemukan fitur “Removable Storage”. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk mengaktifkan opsi “auto mount partition” (NTFS), bahkan untuk pemuatan media penyimpanan eksternal, seperti flash disk, kartu memori, ataupun hard disk eskternal. Berikut tampilan fitur “Removable Storage Media KDE Plasma”.












ddfsdfasdfasdf
Share:

No comments:

Post a Comment

BANNER 728X90

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Recent Comments